Mengapa Sengatan Listrik Statis Lebih Sering Terjadi di Musim Dingin
Di musim dingin, udara cenderung jauh lebih kering karena suhu yang lebih rendah dan sistem pemanas ruangan. Kelembapan berperan besar dalam perilaku listrik statis. Udara lembap mengandung molekul air yang membantu menghilangkan muatan listrik. Udara dengan kelembapan tinggi bertindak seperti sistem pentanahan alami, sehingga listrik statis lebih sulit terbentuk.
Selain itu, kita cenderung mengenakan pakaian yang lebih tebal di musim dingin, seperti kain sintetis seperti wol, poliester, dan nilon. Bahan-bahan ini kemungkinan besar menciptakan gesekan, yang pada gilirannya menciptakan listrik statis. Sebagian besar permukaan dalam ruangan, seperti karpet, pelapis, dan furnitur plastik, rentan menghasilkan dan menyimpan listrik statis.

Perubahan Kelembaban Musiman
Kelembapan dapat berdampak signifikan terhadap aliran arus listrik di udara. Selama musim hangat dan lembap, seperti musim panas, uap air di udara membantu elektron keluar dari tubuh tanpa menimbulkan pelepasan muatan listrik yang kuat. Inilah sebabnya mengapa di musim panas, Anda hampir tidak merasakan listrik statis meskipun mengenakan pakaian yang sama atau berjalan di atas karpet yang sama.
Oleh karena itu, mengatur kelembapan di rumah atau kantor Anda (idealnya antara 40% dan 60%) dapat mengurangi frekuensi listrik statis secara signifikan. Inilah sebabnya mengapa pelembap udara merupakan alat rumah tangga yang praktis selama musim dingin.








